Sabtu, 08 Februari 2014

MAKALAH BUDIDAYA TANAMAN HIAS DOLAR



MAKALAH
“BUDIDAYA TANAMAN HIAS DOLAR”




 










DISUSUN OLEH: KELOMPOK VII
*    ALPIAN RISALDI
*    HERDIANSYAH
*    NURUL HAPIDIN
*    RULIANSYAH
*    SAEFUL ANWAR

SEKOLAH MENENGAH MENENGAH TERPADU
SUKABUMI – JAWA BARAT
2014



 
KATA PENGANTAR


Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana.
Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam profesi keguruan.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.


Penulis



DAFTAR ISI


Kata Pengantar............................................................................................................................... i
Daftar Isi............................................................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN............................................................................................................... 1
A.   Latar Belakang......................................................................................................................... 1
B.   Rumusan Masalah.................................................................................................................. 1
C.    Tujuan Makalah....................................................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN................................................................................................................. 2
A.   Pengertian................................................................................................................................... 2
B.   Penanaman dan Perawatan Bunga Dolar .............................................................  3
1.      Penanaman......................................................................................................................... 3
2.      Perawatan........................................................................................................................... 3
C.    Jenis Pupuk yang Digunakan........................................................................................... 4
1.    Arang........................................................................................................................................ 4
2.    Arang Sekam....................................................................................................................... 5
3.    Batang Pakis........................................................................................................................ 5
4.    Kompos................................................................................................................................... 5
5.    Moss.......................................................................................................................................... 6
6.    Pupuk Kandang................................................................................................................. 6
7.    Sabut Kelapa........................................................................................................................ 6
8.    Humus..................................................................................................................................... 6

BAB III PENUTUP.......................................................................................................................... 7
A.   Kesimpulan................................................................................................................................. 7
B.   Saran............................................................................................................................................... 7




BAB I
PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang
Sama seperti makhluk hidup lainnya, tanaman hias juga melakukan perkembangbiakan. Perkembangbiakan ini bertujuan untuk melestarikan keturunannya. Tetapi seiring dengan perkembengan zaman, manusia bertambah banyak sehingga sebahagian besar tanaman tidak bisa melakukan pelestarian. Hal ini di karenakan lahan semangkin sempit, sudah habis untuk bangunan kepentingan manusia dan beberapa tanaman menjadi terabaikan, ataupun punah dan menjadi langkah atau sulit untuk mendapatkannya.
Masing – masing cara mempunyai jenis dan langkah berbeda, serta kelebihan dan kelemahannya masing- masing. Sebelum memilih cara apa yang akan kita gunakan untuk memperbanyak tanaman hias, apakah sekedar memperbanyak saja untuk mendapatkan sifat yang sama dengan induknya atau memang ingin mendapatkan varietas baru yang sifat keturunannya berbeda dari induknya. Agar anda tidak salah memilihnya, berikut penjelasan kedua cara memperbanyak adenium.

B.   Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan Bunga Dolar?
2.      Bagaimana cara penanaman dan perawatan Bunga Dolar?
3.      Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan?

C.   Tujuan Makalah
1.      Membahas pengertian Bunga Dolar.
2.      Membahas cara penanaman dan perawatan Bunga Dolar.
3.      Membahas langkah-langkah yang harus dilakukan.


BAB II
PEMBAHASAN

A.   Pengertian
Tanaman hias adalah salah satu dari pengelompokan berdasarkan fungsi dari tanaman hortikultura. Tanaman hias mencakup semua tumbuhan, baik berbentuk terna, merambat, semak, perdu, ataupun pohon, yang sengaja ditanam orang sebagai komponen taman, kebun rumah, penghias ruangan, upacara, komponen riasan/busana, atau sebagai komponen karangan bunga. Bunga potong pun dapat dimasukkan sebagai tanaman hias. Bagian yang dimanfaatkan orang tidak semata bunga, tetapi kesan keindahan yang dimunculkan oleh tanaman ini. Selain bunga (warna dan aroma), daun, buah, batang, bahkan pepagan dapat menjadi komponen yang dimanfaatkan. Sebagai contoh, beberapa ranting tumbuhan yang mengeluarkan aroma segar dapat diletakkan di ruangan untuk mengharumkan ruangan dapat menjadikannya sebagai tanaman hias.
Dalam arsitektur lansekap, bentuk dan penempatan tanaman hias menjadi pertimbangan yang penting. Isu lainnya yang penting dalam tanaman hias adalah habitat alami yang disukai tumbuhan tersebut serta bentuk tajuk yang dimilikinya. Dalam pengertian ini, tanaman hias dapat mencakup pula tanaman tepi jalan serta tanaman penaung (di ruang terbuka).
Karena tanaman hias dikelompokkan berdasarkan fungsinya, tidak menutup kemungkinan bahwa suatu tanaman sayuran, tanaman obat, atau tanaman buah menjadi tanaman hias, atau sebaliknya.
Bunga dollar atau Zamioculcas Zamifolia adalah salah satu jenis bunga hias yang berasal dari benua Afrika, yaitu di negara Tanzania, Kenya, dan Zanzibar. Bunga ini memiliki keunikan tersendiri, dan anda tentu akan tertarik untuk memilikinya. Bunga dollar memiliki warna daun hijau tua yang terlihat selalu mengkilap, daunnya pun sangat unik yaitu tumbuh sejajar pada batangnya dan berjarak agak jauh, mulai dari daun besar hingga yang kecil, dan daun berbentuk simetris dan tebal.
Keunikan lain dari tanaman bunga dollar yaitu merupakan tanaman yang tidak membutuhkan banyak air dan sinar matahari, sehingga dapat disebut juga tanaman indoor, karena bunga dollar bisa tumbuh dalam ruangan yang teduh tanpa mendapatkan penyiraman air, namun perlu pula dilakukan penyiraman sesekali.

B.   Penanaman dan Perawatan Bunga Dolar
1.      Penanaman
Untuk penanaman tanaman ini dengan beberapa cara:
v  Stek batang, yaitu dengan cara memotong salah satu batang sepanjang 10-15 cm dan menancapkannya ujungnya pada media tanam lain.
v  Stek daun, maka anda dapat menanam beberapa daun tanaman dollar yang berukuran 5-10 cm pada media pakis atau sabut kelapa. Tunggu selama 2-3 bulan, kemudian akan tumbuh tunas kuning pada bawah daun, dan selanjutnya diamkan lagi hingga 4-5 bulan, maka akan tumbuh batang setinggi 10 cm, dan dapat dipindahkan ke dalam pot besar.
v  Pemisahan anakan, bahwa tanaman yang sudah mencapai tinggi 60-75 cm, maka akan muncul anakan pada bonggolnya, dan ketika anakan tersebut telah mencapai tinggi 20-30 cm, maka bisa anda pisahkan dari induknya ke pot lain.

2.      Perawatan
a)    Menggunakan tisu yang telah dibasahi untuk mengelap daunnya. Sesekali, dapat mencoba membasuh daunnya dengan menggunakan susu yang telah dibasahi pada tisu. Susu dapat membuat daun terlihat lebih mengkilap.
b)    Dengan menambahkan campuran sabut kelapa dengan kompos atau arang kasar, atau bisa juga menggunakan media pakis.
c)     Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air, sehingga bisa menyiramnya sesekali, seperti 2-3 hari sekali.
d)    Tanaman ini pun dapat tumbuh baik di tempat teduh yaitu dalam ruangan, dan anda bisa mengeluarkannya sesekali untuk mendapat sinar matahari selama 3 jam, dan kemudian masukkan kembali ke dalam ruangan.

C.   Jenis Pupuk yang Digunakan
Penggunaan bahan organik seperti media tanam jauh lebih unggul dibandingkan bahan anorganik. Hal itu dikarenakan bahan organik sudah mampu menyediakan unsur-unsur hara bagi tanaman. Selain itu bahan organik juga memiliki pori-pori mkro dan mikro yang hampir seimbang sehigga sirkulasi udara yang dihasilkan cukup baik serta memiliki daya serap yang tinggi.
Beberapa jenis bahan organik yang dapat dijadikan sebagai media tanam, diantaranya arang, arang sekam, cacahan pakis, kompos, moss, sabut kelepa (cocopeat), pupuk kandang, dan humus.
1.   Arang
Arang bisa berasal dari kayu atau batok kelapa. Media tanam ini sangat cocok digunakan untuk tanaman di daerah dengan kelembapan tinggi. Hal itu dikarenakan arang kurang mampu mengikat air dalam jumlah banyak. Keunikan dari media jenis arang adalah sifatnya yang bufer (penyangga).
Sebelum digunakan sebagai media tanam, idealnya arang di pecah menjadi potongan-potongan kecil terlebih dahulu sehinnga memudahkan dalam penempatan di dalam pot. Ukuran pecahan arang ini sangat bergantung pada wadah yang digunakan untuk menanam serta jenis tanaman yang akan ditanam. Untuk mengisi wadah yang memiliki diameter 15 cm atau lebih, umumnya digunakan pecahan arang yang berukuran panjang 3 cm, lebar 2-3 cm dan dengan ketebalan 2-3 cm. Untuk wadah (pot) yang lebih kecil, ukuran pecahan arang juga harus yang kecil.
2.   Arang Sekam
Sekam padi adalah kulit biji padi (Oryza sativa) yang sudah digiling. Sekam padi yang biasa digunakan bisa berupa sekam bakar atau sekam mentah (tidak dibakar). Sekam bakar dan sekam mentah memiliki tingkat porositas yang sama. Sebagai media tanam, keduanya berperan penting dalam perbaikan struktur tanah sehingga sistem aerasi dan drainase di media tanam menjadi lebih baik.
Sementara kelebihan dari sekam mentahsebagai media tanam yaitu mudah mengikat air, tidak mudah lapuk, merupakan sumber kalium (K) yang dibutuhkan tanaman, dan tidak mudah menggumpal atau memadat sehingga akar tanaman dapat tumbuh dengan sempurna.
3.   Batang Pakis
Berdasarkan warnanya, batang pakis dibedakan menjadi 2, yaitu batang pakis hitam dan batang pakis cokelat. Dari kedua jenis tersebut, batang pakis hitam lebih umum digunakan sebagai media tanam. Batang pakis hitam berasal dari tanaman pakis yang sudah tua sehingga lebih kering. Selain itu batang pakis ini pun mudah di bentuk menjadi potongan kecil dan dikenal sebagai cacahan pakis.
4.   Kompos
Kompos merupakan media tanam organik yang bahan dasarnya berasal dari proses fermentasi tanaman atau limbah organik, seperti jerami, sekam, daun, rumput dan sampah kota. Kandungan bahan organik yang tinggi dalam kompos sangat penting untuk memperbaiki kondisi tanah.
5.   Moss
Moss yang dijadikan sebagai media tanam berasal dari akar paku-pakuan, atau kadaka yang banyak dijumpai di hutan-hutan. Moss sering digunakn sebagai media tanam untuk masa penyemaian sampai dengan masa pembungaan. Menurut sifatnya, media moss mampu mampu mengikat air denga baik serta memiliki sistem drainase dan airasi yang lancar. Untuk hasil tanaman yang optimal, sebaiknya moss di kombinasikan dengan media tanam organik lainnya, seperti kulit kayu, tanah gambut atau daun-daunan kering.
6.   Pupuk Kandang
Pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan disebagai pupuk kandang. Kandungan unsur haranya yang lengkap seperti natrium (N), fosfor (P), dan kalium (K) membuat pupuk kandang cocok untuk dijadikan sebagai media tanam.
7.   Sabut Kelapa
Sabut kelapa atau coco peat merupakan bahan organik alternatif yang dapat digunakan sebagai media tanam. Sabut kelapa untuk media tanam ini berasal dari buah kelapa tua karena memiliki serat yang kuat.
Air hujan yang berlebihan dapat menyebabkan media tanam ini mudah lapuk. Selain itu, tanaman pun jadi cepat membusuk sehingga bisa menjadi sumber penyakit. Untuk mengatasi pembusukan, sabut kelapa perlu di rendam terlebih dahulu di dalam larutan fungsida.
8.   Humus
Humus dalah segala macam hasil pelapuka bahan organik oleh jasad mikro dan merupakan sumber energi jasad mikro tersebut. Bahan-bahan organik tersebut bisa berupa jaringan asli tumbuh-tumbuhan atau binatang mati yang belum lapuk. Biasanya, humus berwarna gelap dan dijumpai terutama pada lapisan atas tanah (topsoil).



BAB III
PENUTUP


A.   Kesimpulan
Tanaman hias adalah salah satu dari pengelompokan berdasarkan fungsi dari tanaman hortikultura. Tanaman hias mencakup semua tumbuhan, baik berbentuk terna, merambat, semak, perdu, ataupun pohon, yang sengaja ditanam orang sebagai komponen taman, kebun rumah, penghias ruangan, upacara, komponen riasan/busana, atau sebagai komponen karangan bunga.
Bunga dollar atau Zamioculcas Zamifolia adalah salah satu jenis bunga hias yang berasal dari benua Afrika, yaitu di negara Tanzania, Kenya, dan Zanzibar. Bunga ini memiliki keunikan tersendiri, dan anda tentu akan tertarik untuk memilikinya. Bunga dollar memiliki warna daun hijau tua yang terlihat selalu mengkilap, daunnya pun sangat unik yaitu tumbuh sejajar pada batangnya dan berjarak agak jauh, mulai dari daun besar hingga yang kecil, dan daun berbentuk simetris dan tebal.
Penggunaan bahan organik seperti media tanam jauh lebih unggul dibandingkan bahan anorganik. Hal itu dikarenakan bahan organik sudah mampu menyediakan unsur-unsur hara bagi tanaman.

B.   Saran
Berawal dari kemauan dan kesabaran maka usaha kita akan berkembang dan menjadi usaha andalan yang dapat menjadi penopang kehidupan keluarga.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca dan bagi yang memerlukan cara membudidayakan tanaman hias puring dan cara untuk peningkatan usaha.



3 komentar:

  1. Halo Bossku ^^
    Segera Daftarkan ID di ibu21,com
    Menyediakan 8 Permainan Hanya Dengan 1 ID
    Serta Tersedia Promo Menarik
    Bonus Turn Over Terbesar
    Bonus Refferal Seumur Hidup
    Minimal Deposit Hanya 25Rb
    BBM : csibuqq
    WA : +855 88 780 6060
    Di Tunggu Kehadirannya Bossku ^^

    BalasHapus
  2. Syarat tumbuh tanaman dolar apa

    BalasHapus